Monday, 7 September 2015

Istighfar Adalah Ciri Orang Beriman

source : radiosilaaturahim.com
Ketika Nabi Ibrahim alaihissalam tidak henti-hentinya mengajak sang bapak agar meniti jalan tauhid, walaupun sang bapak merespons ajakan tersebut dengan tindakan yang keji, namun ia tetap memiliki cita-cita yang tinggi. Al-Qur'an mengabadikannya dalam serangkaian ayat:

 قَالَ أَرَاغِبٌ أَنتَ عَنْ آلِهَتِي يَا إِبْرَاهِيمُ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ لأَرْجُمَنَّكَ وَاهْجُرْنِي مَلِيًّا ٤٦

"Berkata bapaknya: "Bencikan kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama" (Maryam[19]:46).

Ketahuilah bahwa ucapan ini muncul setelah Nabi Ibrahim beberapa kali bermunajat kepada Allah dengan penuh kelembutan.
Ketika Nabi Ibrahim berkali-kali bertemu dengan bapaknya, namun sang bapak menerimanya dengan tindakan yang buruk dan menghardiknya dengan ucapan "la arjumannak" (niscaya kamu akan kurajam), Nabi Ibrahim terus menerus bermunajat dengan:

قَالَ سَلاَمٌ عَلَيْكَ سَأَسْتَغْفِرُلَكَ رَبِّي إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيّاً ٤٧

"Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku" (Maryam[19]:47).

Maka beristighfar adalah upaya yang awal sekali yang terpikirkan oleh Nabi Ibrahim, dan istighfar ini harus dilakukan dengan intens dan serius, agar memperoleh curahan hidayah, sebagaimana yang Allah jelaskan dalam ayat:

وَمَا كَانَ اسْتَغْفَارُ إِبْرَاهِيمَ لِأَبِيهِ إِلاَّعَن مَّوْعَدَهَاإِيَّاهُ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ أَنَّهُ عَدُوٌّ ِللهِ تَبَرَّأ َمِنْهُ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لأ وَّاهٌ حَلِيمٌ

"Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka taktala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri daripadanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun" (At-Taubah [9]:114).

Dengan demikian, Istighfar merupakan fasilitas yang Allah anugrahkan hanya kepada orang beriman saja, dan tidak untuk selain mereka. Dengan kata lain, khusus orang-orang yang beriman saja yang dipilih oleh-Nya untuk diampuni. Karena itu, kewajiban kita adalah agar terus merawat nikmat pengampunan ini sebaik-baiknya, supaya bisa memberikan manfaat bagi agama dan dunia kita semua.

Bagikan

Jangan lewatkan

Istighfar Adalah Ciri Orang Beriman
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.